9-nine-songo

Pernah menilai diri sendiri? Berapa nilai atau angka yang Anda berikan untuk diri Anda sendiri? Enam? tujuh? atau sepuluh mungkin? Berapun nilai yang Anda berikan hal tersebut menunjukkan seberapa tinggi penghargaan Anda terhadap diri Anda sendiri. Angka itu merupakan bagian dari cerminan atau refleksi Anda terhadap diri Anda sendiri.

Tulisan ini saya rangkai karena terinspirasi novel karya Adenita yang berjudul 9 Matahari. Salah satu bab-nya membuat saya seperti ‘tersengat’, dan tiba-tiba saya merasa memiliki ‘kewajiban’ untuk menyebarkan aura kesadaran positif ini kepada orang lain, salah satunya menguraikan kembali lewat tulisan di dalam blog saya.

Antara rentang skala 0 sampai 10, kira-kira Anda memberi nilai berapa untuk Anda sendiri? Cobalah untuk jujur.

Saat kita menentukan nilai bagi diri kita, saat itulah kita bisa mengukur seberapa istimewa diri kita, khususnya bagi kita sendiri. Apakah kita bangga menjadi diri kita sendiri? Apakah kita bersyukur dengan apa yang ada dalam diri kita? Apakah kita percaya diri dengan kemampuan kita? dan apakah kita sudah puas dengan diri kita sehingga kita tidak perlu melakukan perubahan apapun karena kita menganggap diri kita sudah sempurna?

So, dimanakah anda meletakkan posisi Anda?

Semua orang pasti tahu angka sepuluh adalah angka tertinggi. Angka sempurna. Namun, bagi saya saat ini, angka sembilan-lah yang paling tepat untuk saya (tentunya setelah saya mendapat pencerahan dari novel karya Adenita, sebelumnya saya memberi poin 6 untuk diri saya sendiri ;p).

Angka sembilan berada di atas rata-rata, tapi masih menyisakan satu ruang untuk terus mencapai kesempurnaan. Angka 9 masih akan mencari perbaikan diri untuk menjadi 10, angka sempurna. Hal tersebut akan membuatnya terus bergerak, melakukan hal yang lebih baik dari waktu ke waktu. Bentuk angka 9 juga menawan. Jika diperhatikan, misal angka 8 membuat dua bulatan yang tertutup. Sedangkan angka 9, bagian atasnya membentuk sebuah lingkaran yang bisa dimaknai sebagai ruang pribadi bagi setiap orang. Seperti sebuah tempat untuk menyimpan keyakinan yang tidak akan terganggu. Sementara ekor dibawahnya adalah ruang terbuka, tempat orang tersebut bisa terus mengasah dirinya untuk menerima wawasan dan pengetahuan baru, serta akhirnya membuat dirinya terus-menerus termotivasi untuk bisa lebih baik lagi. Dan, sembilan adalah nilai untuk seseorang yang terus membawa impiannya dengan semangat menggelora, percaya diri namun tetap bersikap bijak dan bersedia untuk terus belajar.

Angka 9 bagi saya saat ini memberikan pencerahan baru untuk lebih menghargai diri saya sendiri tanpa bersikap takabur. 9 merupakan angka dalam lingkup istimewa namun angka tersebut belumlah sempurna. Angka 9 mencerminkan sebuah kepercayaan diri bahwa saya adalah salah satu makhluk istimewa yang diciptakan Tuhan dan tidak ada alasan untuk tidak mensyukuri nikmat yang dianugerahkan oleh-Nya untuk saya.

Ok, jadi, anda memilih angka berapa?

Iklan

Perihal Sari Widi Pamungkas
Saya seorang wanita sederhana, seserdehana desa yang saat ini saya tinggali. Saya mencintai bumi ini, mencintai keluarga saya, mencintai teman-teman saya dan terpenting mencintai hidup saya. Saya ingin memberi arti yang lebih kepada keseluruhan hidup saya. Sari Widi Pamungkas, lahir di Wonosari, Gunungkidul, sejak tanggal 12 Juli 1983 silam. Orang-orang terdekat saya memanggil saya Ipuk. Email : sariori@gmail.com atau sariwidi_pamungkas@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: